Pengertian Mobile Learning

Mobile learning didefinisikan oleh Clark Quinn (2000) sebagai:

The intersection of mobile computing and e-learning: accessible resources wherever you are, strong search capabilities, rich interaction, powerful support for effective learning, and performance-based assessment. E-Learning independent of location in time or space.

Merujuk dari definisi tersebut maka, mobile learning adalah model pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Pada konsep pembelajaran tersebut mobile learning membawa manfaat ketersediaan materi ajar yang dapat diakses setiap saat dan visualisasi materi yang menarik. Hal penting yang perlu diperhatikan bahwa tidak setiap materi pengajaran cocok memanfaatkan mobile learning.
Stevanus Wisnu Wijaya (2006) menjelaskan bahwa materi ajar yang tidak cocok mengadopsi konsep mobile learning antara lain: materi yang bersifat hands on, keterampilan sebagaimana dokter gigi, seni musik khususnya mencipta lagu, interview skills, team work seperti marketing maupun materi yang membutuhkan pengungkapan ekspresi seperti tarian. Mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas maka penerapan mobile learning lebih baik pada jenjang pendidikan tinggi.

Mobile  learning atau m-learning sering  didefinisikan  sebagai e-learning melalui perangkat komputasi mobile (Andy, 2007: 6). Ally (2004) mendefinisikan mobile learning merupakan penyampaian bahan pembelajaran elektronik pada alat komputasi mobile agar dapat diakses darimana saja dan kapan saja. Pada umumnya, perangkat mobile berupa telepon seluler digital dan PDA. Namun, secara lebih umum dapat didefinisikan sebagai perangkat apapun yang berukuran cukup kecil, dapat bekerja sendiri, dapat dibawa setiap waktu dalam kehidupan sehari-hari, dan yang dapat digunakan untuk beberapa bentuk pembelajaran. Perangkat kecil ini dapat dilihat sebagai alat untuk mengakses konten, baik disimpan secara local pada device maupun dapat dijangkau melalui interkoneksi. Perangkat ini juga dapat menjadi alat untuk berinteraksi dengan orang lain, baik melalui suara, maupun saling bertukar pesan tertulis, gambar diam dan gambar bergerak.

Referensi:
Quinn, C. (2000). Mlearning, Mobile Wireless in Your Pocket Learning. [Online]. Tersedia: http://www.linezine.com/2.1/feature/cqmmwiyp.htm
Wijaya, Stevanus Wisnu. Mobile Learning Sebagai Model Pembelajaran Alternatif Bagi Pemulihan Pendidikan Di Daerah Bencana Alam Gempa Bumi Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma.
Ally, Mohamed. (2009). Mobile Learning Transforming the Delivery of Education and Training. Atabasca University: AU Press.

 

Lihat juga:

Karakteristik dan Klasifikasi Mobile Learning

Konten Mobile Learning

m-learning vs. e-learning

Partisi Hard Disk di Windows 7

Ada cara mudah jika kita ingin me-martisi harddisk dengan sistem operasi windows 7.

Caranya:

  • Klik kanan di My Computer dan pilih Properties, kemudia di kolom Search (bagian kanan atas) ketikkan Disk Management.
  • Kemudian klik Create and format hard disk partitions
  • Pada contoh, bagian (Volume) yang akan dipartisi masih belum teralokasi, jadi klik kanan dan pilih New Simple Volume. Pilih Format disk. Pilih Start.

  • Klik kanan pada Volume yang akan dipartisi dan pilih Shrink Volume. Shrink Volume digunakan untuk mempartisi Volume (membuat partisi baru dari volume yang sudah ada sebelumnya)
  • Sesuaikan besar (size) partisi baru yang kita inginkan, kemudian pilih Shrink.
  • Nah, sekarang sudah ada volume baru, volume F (volume yang lama) sekarang berubah jadi 1GB dan volume baru 4GB (sesuai dengan pilihan size pada langkah sebelumnya).
  • Pada volume yang belum teralokasi (unallocated), klik kanan dan pilih New Simple Volume dan kemudian pilih Next.
  • Dan sekarang partisi baru sudah siap digunakan 😀

Mudah kan? Selamat mencoba…

Windows 7 USB Bootable

Sekarang ini banyak beredar netbook di pasaran, dan salah satu kekurangannya adalah tidak adanya optical drive. Nah, kalau mau install Windows gmn donk, apalagi di saat genting dan tidak ada optical drive external.

Nah, sebenarnya ada cara mudah untuk bisa menginstall windows tanpa harus memiliki optical drive. Cukup dengan USB Flashdisk sudah bisa loh.

Caranya cukup mudah:

  • Download dulu software Windows 7 USB/DVD Download tool dan install, petunjuk instalasi ada di sini.
  • Coba jalankan software tersebut hingga muncul seperti pada gambar di bawah ini

  • Browse file iso dari windows 7 yang akan kita gunakan

  • Setelah memilih file iso tsb, langsung klik Next.

  • Pilih USB Device

  • Pastikan sudah memasang USB dan langsung klik Begin copying

  • Sekarang tinggal tunggu sampai beres

Selesai 😀

Nah, Flashdisknya siap digunakan.

Ini tampilan flasdisk setelah menggunakan software ini:

dan isi dari flashdisknya:

Nonaktifkan Bootscreen OS

Saat kita menginstall Operating System (Sistem Operasi seperti Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Linux, dsb) biasanya saat akan masuk ke OS tersebut akan ada pilihan untuk masuk ke OS yang tersedia.

Saya mencoba untuk menonaktifkan pilihan tersebut. Caranya cukup mudah.

  • Buka Windows Explorer dan klik kanan di My Computer, pilih Properties


  • Lihat pilihan menu di sebelah kanan, kemudian pilih (klik) Advanced system settings

  • Pada menu Advanced, klik Setting di submenu Startup and Recovery

  • Nah, akan muncul pilihan OS yang terinstall di komputer kita, tinggal pilih aja yang mana yang ingin selalu muncul dan hapus tanda ceklis pada Time to display list of operating systems

Cukup mudah kan, selamat mencoba 😀

Membuat kuesioner sederhana menggunakan fasilitas Google

Ada yang memerlukan kuesioner untuk penelitian, dan perlu data dari pengguna internet atau pengguna yang terhubung dengan dunia maya ini. Cukup mudah. Kita dapat memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh Google untuk itu. Hanya dengan memiliki akun Google kita dapat membuat sebuah kuesioner sederhana.

Bagaimana cara membuatnya? Berikut saya mencoba untuk menunjukkannya:

  • Buka halaman Google terlebih dahulu.
  • Login ke akun Gmail

  • Cari menu Lainnya (others) dan pilih Documents
  • akan tampil seperti ini:

  • Pilih Create – Form

  • setelah itu, kita bisa memilih apa saja tipe pertanyaan yang sesuai dengan kebutuhan kuesioner
  • lanjutkan sendiri ya,, 😀
Selamat mencoba

Disable Internet Download Manager

Suatu hari di kampus, saya ingin mendownload dengan memakai IDM (Internet Download Manager), kan biasanya cepet tuh *berdasarkan pengalaman sebelumya*, tetapi anehnya menggunakan IDM malah speed transfer ratenya rendah sekali, nggak tau sih karena apa, apa mungkin ada pembatasan oleh pihak kampus atau bagaimana, ya sudah saya coba untuk download memakai browser saja. Nah, tiap ingin download, kok selalu saja secara otomatis IDM terbuka. Gimana cara nonaktifkannya ya?

Saya iseng mencari artikel yang isinya untuk menonaktifkan sementara IDM ini, saya mendapatkannya, caranya cukup mudah:
Continue reading

Rancangan Silabus Praktikum PTI

PTI adalah Pengantar Teknologi Informasi. Di kampus saya (Universitas Pendidikan Indonesia), secara turun-temurun PTI ini sebagai perkenalan dengan dunia ilmu komputer. Dalam kurikulum PTI, terbagi menjadi 2, pembelajaran di kelas (teori) dan praktikum. Anehnya sih praktikumnya ini kenyataannya tidak sinkron dengan yang diajarkan di kelas, soalnya yg diajarkan di kelas kebanyakan ya memang cuman dasar atau pengenalan saja. Di praktikum saya mengenal hal-hal baru. Jadi saya beranggapan bagaimana kalau dalam praktikum PTI ini benar-benar mengenalkan keseluruhan apa yang akan dipelajari di ilmu komputer (ilkom).

Bagaimana membuat sebuah praktikum PTI yang benar-benar bisa optimal?Berikut saya mencoba untuk membuat rancangan silabus untuk mata kuliah PTI.

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Aplikasi perkantoran
  • menguasai aplikasi pengolah kata
  • menguasai aplikasi pengolah angka
  • menguasai aplikasi presentasi
  • menguasai aplikasi basis data
Pemrograman
  • mengenal algoritma
  • mengenal tipe data, variabel, konstanta
  • mengenal algoritma runtutan (sequence), pemilihan (conditional), pengulangan (looping)
Jaringan
  • membuat kabel tipe cross & straight
  • menghubungkan dua buah komputer
Sistem Operasi
  • mengenal SO dan jenisnya
  • mahir menginstalasi SO
  • mahir mengoperasikan SO
Web
  • mengenal tag HTML
  • mengenal CSS
  • membuat web statis
Multimedia
  • mengenal pengolah grafik
  • mengenal pengolah vektor
  • membuat animasi sederhana

*)masih dalam tahap perancangan