Alur skripsi?

Sudah lama sebenernya pengen nge-blog tentang ini, tapi lupa aja. Mumpung ada koneksi internet di tempat kerjaan, mari kita tuangkan sejenak pengalaman.

Oke,

Tulisan ini saya persembahkan untuk teman-teman, adik-adik tingkat saya di Pendidikan Ilmu Komputer, Universitas Pendidikan Indonesia.

Apa hal pertama yang harus kita lakukan ketika akan mengerjakan skripsi?

Yang pasti ngontrak SKRIPSI-lah. Syarat untuk mengontrak mata kuliah ‘super’ ini minimal brp sks gitu (aduh, yg ini lupa), yang pasti sih, idealnya kamu-kamu yang sudah mengontrak Metode Penelitian atau Metlit dan Seminar (nilai minimal B) pasti sudah bisa mengontrak SKRIPSI juga. Petunjuknya ada di buku kecil yang dibagikan di awal kuliah itu loh. Coba deh cari lagi, terus baca-baca. Dan dari ILKOM juga ada buku panduannya. (nanti deh saya cari dulu ya :D)

Kalau sudah ngontrak, ngapain lagi donk?

Buat PROPOSAL SKRIPSI. Biasanya sih proposal ini hasil dari Metlit dan Seminar, di mata kuliah Seminar (kalau dosennya Pak Eka) proposal yang kita buat itu kalau memang ‘rada bagus’ bisa jadi bahan untuk skripsi dan langsung dapat pembimbing. Bagi yang tidak dapat, ya harus buat proposal dulu, terus kasih deh ke Pak Heri (koordinator skripsi), nanti beliau akan mengatur jadwal dan siapa dosen pengujinya (ini biasanya ditempel di mading/papan pengumuman di lobby GIK).

Nah, sekarang sudah ada pengumuman untuk penguji proposal, terus?

Kalau sudah ada jadwalnya, biasanya proposal skripsi kamu itu bakal ada di loker Pak Heri. Di dalam proposal itu akan diselipkan lembar pengujian proposal skripsi yang wajib diserahkan bersama proposal itu ke dosen penguji. Ingat! Ada batas waktu pengumpulan terakhir proposal setelah diuji. Jangan ditunda-tunda.

Ujian proposal skripsi kayak apa?

Gampang sih, kalau emang topik skripsimu itu menarik dan layak, pasti di-ACC deh. Tapi kalau tidak, silahkan mencoba membuat proposal baru😀. Hal yang biasa menjadi pertanyaan di ujian ini adalah seputar Bab 1. Pertanyaannya kayak gini nih contohnya: “kamu mau buat apa skripsi nanti?”, “materi apa yg akan kamu pake di skripsi?”, kalau tema skripsi kita mirip dengan yang sebelumnya “apa bedanya skripsimu dengan yg sebelumnya?”, dll. Beres ujian ini, dosen penguji akan mengisi lembar yg bersama proposalmu itu, nanti di sana ada 3 pilihan: DITOLAK, DITERIMA DENGAN PERBAIKAN, dan DITERIMA.

Kalau DITOLAK gmn donk?😦

Hmm…dengan berat hati saya sampaikan kamu harus buat proposal skripsi baru lagi dengan tema yang berbeda. Dan alurnya kembali ke awal yah.

Kalau DITERIMA DENGAN PERBAIKAN?:-/

Ini mah lolos juga sih sebenarnya. Cuman biasanya kamu harus baikin beberapa bagian, misalnya latar belakang, tujuan, dll. Nanti akan ada catatan mana aja yang mesti diperbaiki.

Kalau DITERIMA?

Selamat ya, kamu berhak  untuk lanjut ke babak berikutnya😀

Terus?

Setelah selesai ujian proposal skripsi, terutama untuk kategori DITERIMA dan DITERIMA DENGAN PERBAIKAN adalah memberikan proposal dan lembar ujian tersebut ke Pak Heri (koordinator skripsi), kalau yang DITERIMA DENGAN PERBAIKAN harus direvisi dulu ya bagian yang sudah ditandai oleh dosen penguji. Tunggu aja, sekitar 2 minggu (paling lama), nanti akan ada pengumuman nama kamu dan judul skripsi kamu terpampang dengan indahnya di mading ILKOM, tentu dengan dosen pembimbing.

Setelah dapat dosen pembimbing, kita ngapain lagi?

Kalau sudah dapat dosen pembimbing, sekarang minta BUKU BIMBINGAN SKRIPSI di TU Prodi, minta sama Pak Andri/Pak Anto. Buku itu wajib dibawa saat menghadap ke Pembimbing, sebagai bukti kalau kita melakukan bimbingan. Nanti tiap selesai menghadap, jangan lupa minta dosen pembimbing utk ttd di buku tsb. Ini syarat PRASIDANG, minimal 10 ttd pembimbing deh kalau tidak salah. Setelah buku itu ada, silahkan anda menghadap ke dosen pembimbing

Hal pertama yang dilakukan ketika menghadap ke dosen pembimbing?

Salam, hahahhaaaa😀 *ya iya atuh, etika coy…* Pas menghadap utk yang pertama kalinya, bawa BUKU BIMBINGAN itu dan PROPOSAL SKRIPSI. Nah, bilang deh “Pak/Bu, saya sudah ujian proposal skripsi, dan Bapak/Ibu menjadi dosen pembimbing saya”, pokoknya yg sopan aja ya. Jangan sampai kesan pertama jelek di mata dosen pembimbing, biar lancar kesana-sananya. Kan “kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya…kumaha maneh we…

Silahkan lakukan bimbingan skripsi dengan RUTIN, ini kalau mau cepat LULUS dan dapat gelar S.Pd hahhahaaaa😀

Pertanyaan lain seputar skripsi:

Gimana kalau ngontrak SKRIPSI sambil ngontrak PLP/PPL?

Boleh aja, tapi biasanya sih bakal sibuk sama kegiatan PLP/PPL itu. Kalau masih ada waktu luang untuk ngerjain skripsi sih, oke banget tuh!

GIMANA TTG PRASIDANG DAN SIDANG?

Menyusul ya, kerja dulu nih…

4 thoughts on “Alur skripsi?

  1. mantapppp… bisa di jadikan refrensi saya… hehehehe..

  2. terima kasih, semoga bisa membantu😀

  3. Nice info, hm… skripsi sambil pla/plp itu ribet coz lmyn sibuk n ngontrak ulang skripsi akhirnya haha

  4. bener banget…
    nuhun sudah komen😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s