Java

java

Java?

Wow, kapan ya bisa mahir menggunakan Java?

Hari ini hal itu semua dimulai…

Tadi sore, pukul 16:00 Praktikum Pemrograman Berorientasi Objek dimulai, Kang Hery membantu kami di lab tersebut. Hal mengejutkan terjadi, ternyata modul yang dibagikan adalah modul mengenai Java. Senangnya :D.

Alhasil dalam praktikum tersebut kami mengenal Java. Dan yang membuat diriku semangat adalah Java merupakan dasar untuk membuat aplikasi ponsel. Tentu aku sangat tertarik dengan dunia mobile tersebut.  Semoga semangat ini tetap membara hingga mahir dalam Java ini…

Aminn…

(bersambung… karena capek seharian di kampus :P)

Lanjut…

Alhamdulillah, sekarang sudah punya buku Java “Dasar Pemrograman Java 2” . Mulai memahami Java, dimulai dari Bab 1 mengenai pengantar Java, mengenalkan  Java secara umum, sejarah Java singkat. Kemudian beralih ke Bab 2 untuk mengenal program Java, Bab 3 mengenal tipe-tipe data dan variabel di Java, Bab 4 kembali mengingat jenis operator yang pernah dipelajari saat belajar Algoritma dan Pemrograman, tapi ini pada Java, hampir sama, cuma ada perbedaan sihh (aduhh…bingung sendiri, hehe :P). Operator masukan dan keluaran pada Bab 5, i/o pada Java, dan terakhir sampai di Bab 6 pada pernyataan kondisi, pake if-if else-else… Mantap lah belajar Java. Tidak apa sedikit demi sedikit belajarnya. Yang penting rutin dan kontinu…

Semangat Java…

(bersambung….)

Pemilu 2009

Pemilu 2009 adalah pemilihan umum untuk memilih calon legislatif. Berbagai partai baru pun mulai muncul, yang menjadi perhatianku adalah Gerindra. Keren banget ni partai, baru muncul tiba-tiba populer dengan iklan-iklannya yang bermutu (menurutku, karena pesan yang mau disampaikan itu jelas dan kena banget)

gerindra

Tapi, dalam bahasan kali ini bukan akan membahas Gerindra (ada bahasan tersendiri mengenai Gerindra)… 

Hmm…

Tidak menyontreng? Itulah yang terjadi padaku. Menyesal? Tentu saja. Tapi biarlah, nasi sudah menjadi bubur. Sempat kesal juga sih kenapa tidak bisa menyontreng. Ternyata aku menemukan jawabannya. Sebenarnya bisa nyontreng, tapi harus ada A5, itu istilah yang aku temukan, dan harus dikirim 3 hari sebelum pelaksanaan Pemilu, dan aku baru tau hal ini sehari sebelum Pemilu. Sempat kesel juga baru tau, padahal Bapak Ketua TPS di Kariangau (Ketua Pelaksana gituu…) Semapt berpikir, apa Bapak lupa nyampaikan ke aku mengenai A5 itu? Berbagai macam pertanyaan timbul.

Malam ini, Senin, 13 April 2009 pukul 6:30 saat membeli galon di Ibu Kost aku menemukan jawaban atas semua itu. Aku memanggil Teteh biar akrab karena memang masih muda. Teteh tanyain, “kemarin nggak nyontreng ya?”, ini pertanyaan apa pernyataan karena tentu Teteh udah tau jawabannya. Aku bilang “nggak”. Terus Teteh bilang “Ntar Pemilihan Presiden mau nyontreng?”. “Mau”, kataku. “Ya udah, ntar didaftar. Kemarin pas pendataan kamu nggak ada, yang ada cuma satu orang, jadi cuma satu yang didaftar”, kata Teteh.

Wooww…kaget banget dengar itu. Ternyata bisa toh. Pemilu, Pemilu… Aku sempat kira sistem Pemilu tahun ini kurang efektif karena aku dengar, aku lihat, banyak nggak nyontreng. Mungkin pas pendataan, mahasiswa-mahasiswa itu lagi kuliah.

Hmm…

Tidak apa lah… Yang penting ntar nyontreng waktu Pemilu Presiden…

Semangat untuk Indonesiaku…

kpu

Mengetik 10 Jari

Mengetik 10 Jari?

Wow, kapan ya bisa seperti itu? Hal pertama yang terpikirkan adalah bagaimana bisa melakukan itu dan rasanya seperti orang keren yang hanya mengetik tanpa melihat keyboard dan hanya melihat monitor. Sebagai anak ILKOM tentu menjadi sebuah kompetensi bisa melakukan hal ini dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap mahasiswa. Mungkin banyak mahasiswa ILKOM yang bisa mengetik 10 jari. Nusuki adalah satu dari mahasiswa itu.

Nusuki Syari’ati Fhatimah, itulah nama lengkapnya. Akrab dipanggil Nuki. Cewek berkerudung ini hobi komikan (baca komik maksudnya) dan hal-hal yang berbau Korea-Korea gitu…

nuki

 

“Hah? Iya?” itulah kalimat yang ku ucapkan saat mengetahui ternyata Nuki mengetik 10 jari. Selama ini emang dia cepat kalau megetik, aku sebenarnya mulai curiga, dimulai dari waktu Praktikum Pemrograman Berorientasi Objek, aku dan dia lebih dahulu menyelesaikan program yang harus dibuat (ini bukan karena kami jago komputer, tapi karena kami disuruh menyalin program yang sudah ada di modul) bukannya sombong, tapi aku juga pasti salah seorang yang lebih dahulu menyelesaikan program di praktikum itu. Kemudian saat kumpul mengerjakan tugas Rekayasa Perangkat Lunak dan Aljabar Linier & Matriks (kami satu kelompok), setiap mengetik aku liat jarinya kayak nempel semua di keyboard, hal ini sih nggak aku gubris karena pasti jari nempel lah kalau ngetik (hehe :P)

Minggu, 12 April 2009, akhirnya aku tau, sekitar pukul 2:30 pm, saat kumpul ngerjain DFD dan Kamus Data, saat nemuin Arfita yang unduh video Naruto dan Supernatural (nitip, karena pake akun-ku). Aku kalau nggak salah bilang “Wah, kayak 10 jari”, dan Fita langsung bilang, “Lho, baru tau? Emang Nuki ngetik 10 jari”. Kaget banget, iri sih sebenarnya. Tapi bukan iri yang merugikan lho ya. Iri pengen bisa juga. Nuki bilang “Iya, tapi kadang masih ada salah kalau ngetik 10 jari”. Keren… Nuki rendah hati pula. Sukses deh buat Nuki. Banyak hal ternyata yang masih aku belum tau dari temen-temen sekelasku. Hal ini membuatku semangat untuk bisa seperti mereka. Tentunya hal yang positif. 

10 jari?

I will…

Sampoerna Foundation Scholars Club – Bandung

sfsc-bandungSFSC BANDUNG in GLANCE


Sampoerna Foundation Scholars Club (SFSC) Bandung merupakan organisasi penerima beasiswa Sampoerna Foundation yang terdiri dari mahasiswa S1 dan S2 di tiga perguruan tinggi negeri yang ada di Bandung, yaitu ITB, Unpad, dan UPI. Sebagai sebuah organisasi sosial dengan visi: to be the most dedicated  and Independent organization in education development in west java, seluruh kegiatan yang diadakan oleh SFSC Bandung hendaknya bertumpu pada dunia pendidikan. Untuk mencapai visi tersebut telah diturunkan menjadi beberapa misi, langkah strategis, dan DNA (roh) organisasi seperti yang dijelaskan pada point berikut:

a.       Misi SFSC Bandung

1.       Membantu siswa-siswi SD sampai SMA atau yang sederajad untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik dan berkualitas.

2.       Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat berkontribuasi nyata dalam pengembangan pendidikan di Jawa Barat.

3.       Membangun kemitraan dengan elemen-elemen masyarakat yang memiliki visi yang sama.

4.       Membantu UMKM (Usaha mikro, kecil, dan menengah) untuk mendapatkan akses pendidikan kewirausahaan yang lebih baik dan berkualitas.

5.       Meningkatkan kompetensi diri anggota organisasi.

6.       Menumbuhkankembangkan kepekaan sosial dan kebersamaan anggota organisasi.

7.       Mengupayakan pendapatan yang bersifat kontinu.

b.      Strategic Planning

Strategic planning merupakan ‘mile stone’ atau panduan yang lebih rinci untuk bisa mewujudkan visi SFSC Bandung. Dengan demikian, dengan adanya strategic planning ini diharapkan kebijakan dan kegiatan yang diadakan oleh SFSC Bandung akan terarah menuju ke satu tujuan besar, yaitu visi SFSC Bandung.

2007: Transformation, Establishing org system

2008:Outreaching, Branding à external comm., Fundraising, Organization System Established, Establishing Organization Supporting System,  community development, Organization developing, Establishing business units.

2009:Outreaching, Fundraising, Developing Organization, Organization Supporting System Established,  programs expansion, More partner, Org. Stability

2010: Inventing, Research based organization, Area expansion (not only in Bandung).

2011: Innovation based organization

c.       DNA (roh) Organisasi

Agar sebuah organisasi bisa terus hidup (exist), maka setiap organisasi haruslah memiliki roh. Roh (DNA) disini bisa diartikan sebagai sebuah fundamental organisasi. Jadi jika fundamental organisasi baik, maka akan baik-lah organiasi tersebut. DNA/roh organiasi ini meliputi:

1.       People: Leadership traits, competencies, HRD & AA practices.

2.       System: Planning, control system, AD/ART.

3.       Structure: reporting, decision authority, info flows (org communication mechanism), proccess à program2.

4.       Culture: Valued behaviour, creed (keyakinan), trade mark, public assumption (branding).

 

Dari penjabaran tersebut maka secara real, inilah yang harus dikembangkan oleh SFSC Bandung:

          Human Resources à ada*

          Team Work à ada*

          Structure à ada*

          Program/ trade mark à ada*

          Partnership/ network à ada*

          Infrastructure à ada* (belum memadai)

          Entrepreuner à belum ada

*need to be developed

Selain itu, agar sebuah organisasi memiliki karakter, kekhasan, dan budaya (kerja) maka sudah sepatutnya setiap organisasi memiliki nilai  (value) yang harus dianut dan diterapkan oleh setiap anggota organisasi tanpa terkecuali. Value SFSC Bandung adalah:

1.       Kesadaran sosial (social awareness)

2.       Independen (Independent)

3.       Berdedikasi (dedicated)

4.       Integritas (integrity)

5.       Profesional

6.       Dinamis

7.       Inovatif

8.       Kreatif

9.       Kekeluargaan

Dengan semua kerangka organisasi dan kerangka kerja seperti yang sudah disebutkan diatas, maka sudah selayaknya SFSC Bandung bisa terus berjalan dan berkembang sebagai sebuah organisasi yang utuh yang memiliki fundamental organisasi yang baik. Hanya saja, satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa fundamental dan segala bentuk konsep tersebut hendaknya bisa dipahami dengan baik oleh setiap anggota SFSC Bandung tanpa terkecuali.



STRUKTUR ORGANISASI SFSC BANDUNG

 


Job description:

1.  General Administration

·     Bertanggung jawab dan mengatur seluruh inventori yang dimiliki oleh SFSC Bandung

·     Mengarsipkan seluruh dokumen kegiatan dan surat-surat yang dikeluarkan, diterima, atau dimiliki SFSC Bandung

·     Mengatur penomoran surat, dan aliran surat keluar-masuk

·     Mengumpulkan kas (iuran ) bulanan dari anggota SFSC

·     Mengatur dan menjaga keseimbangan Cash Flow (Pemasukan dan Belanja ) SFSC selama kurun waktu setahun. (agar tidak over outcash)

·     Memeriksa kelayakan keuangan pengajuan proposal kegiatan (tidak semua kegiatan)

·     Memberikan laporan keuangan SFSC kepada SF setiap 6 bulan

·     Memfasilitasi dan membantu hal-hal yang berhubungan pembayaran, reimbursement dll bagi anggota SFSC dengan SF

2.  Human Resources Develop. and Alumni Affair Dept.

a.     Pembekalan sebelum pembebanan terhadap anggota

b.     Pengenalan dan penggalian skill anggota

c.     Pengembangan dan pemberdayaan skill anggota

d.     Bertanggung jawab secara personal terhadap anggota SFSC bandung

e.     Menciptakan dan memelihara value/nilai yang ada di SFSC Bandung

f.      Menjalankan dan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan internal SFSC Bandung

g.     Melakukan penilaian terhadap anggota SFSC bandung (Indikator, rewards, punishment)

h.     Mengatur distribusi (mapping/loading) orang yang ada di SFSC Banadung

i.       Meningkatkan potensi dan skill anggota SFSC Bandung  agar menjadi manusia yang handal dan berkualitas

j.       Membina dan menjaga hubungan baik dengan alumni SFSC Bandung pada khususnya dan alumni SF secara umum dan mengambil manfaat dari hubungan baik tersebut untuk SFSC Bandung

3.  Marketing and Communication Departement

·         Melakukan  komunikasi eksternal dengan pihak luar

·         Melakukan sejumlah upaya pencitraan (branding)  kepada masyarakat

·         Menyediakan dan me-maintenance infrakstruktur informasi dan sekaligus menyediakan akses informasi secara kontinu

·         Menjamin berlangsungnya komunikasi intra organisasi yang baik.

·         Membuat relasi dan partnership dengan pihak luar

4.  Program departement

·         Menjalankan  dan mengembangkan program DaF dan SBDC.

·         Menjalankan program lain (sebagai turunan) yang bertujuan untuk mendukung program DaF dan SBDC.

 

Anggota SFSC bandung yang baik:

¡  Aktif dalam SFSC Bandung (prioritas utama)

¡  Saling berbagi (share), care, dan menolong sesama anggota sebagai sebuah keluarga

¡  Saling menghargai dan menghormati

¡  Mampu bekerja sama dengan baik (as a team)

¡  Mengembangkan dan mengaktualisasi diri sejauh mungkin

¡  Berkontribusi dan memberikan manfaat kepada masyarakat (society) melalui kegiatan2 yang diadakan oleh SFSC Bandung

¡  Memiliki jiwa sosial yang tinggi (social awareness)

¡  Memahami organisasi (SFSC Bandung) dengan baik

                à memegang nilai organisasi

                à bersikap kritis sehinggan selalu mempunyai ide2 (masukan2) yang konstruktif untuk SFSC Bandung à KONTRIBUTIF!

 

Calon Guru

Berikut nama calon guru (pria), scholars TSP intake2007:

1. Zulkifli

Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.

Panggilan? Teman-teman banyak yang panggil “Kifli” dan “Zul”, tapi jujur, lebih suka dipanggil “Kif” atau “Fli” saja. Di rumah dipanggil “pi” dan beberapa teman yang spesial boleh memanggilku itu, hehe 😛

Lahir di Kariangau, 3 Januari 1989. Dari kecil senang nonton, sampai sekarang juga. Membaca tentu jadi hobi yang utama. Sekarang lagi suka fotografi, semenjak punya kamera sendiri (hadiah dari Ibu) meskipun cuma kamera biasa, tapi insyaALLAH bisa optimal. Amin…

Guru? Siapa takut.

Sejak kecil disibukkan dengan dunia pendidikan (lho, maksudnya?). Ini contohnya: meriksa kertas ulangan siswa Bapak dan Kai’ (kakek), nulis rapot (rapot dulu), nulis silabus ke buku yg gede (masih jarang komputer), dan ikut nimbrung dengan guru-guru (serasa dewasa, padahal diam aja, bicara kalau diajak ngobrol).

 

2. Salinan

Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.

Asal dari Sekayu, Sumatera Selatan, SMA Negeri 2 Sekayu. Akrab dipanggil “Inan“. Lahir di Sekayu, (aduh, lupa tgl lahirnya, klo nggak salah sih bulan Oktober/November gitu). Senang dengan Training Motivasi. Oia, acara favoritnya “termehek-mehek”. Kalau urusan lobi, ini anak jagonya, dia akan mengeluarkan sejuta kata-kata agar berhasil, tak jarang kami (saya-aan) mengajaknya kalau mau membeli sesuatu & dia bertugas menawar harga barang (maaf Nan). Sebenarnya ni anak minat ke komputer juga. 

 

3. Farchan Firmansyah 

Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.

Asal dari Malang, Jawa Timur, SMA Negeri 10 Malang. Akrab dipanggil “Aan“. Lahir di Malang, 2 Januari 1989 (lahir 1 hari sebelum saya).  Bertubuh gempal dan berkulit putih, tingginya kurang lebih 175cm. Gemar bermain basket dan sepatu yang dimilikinya pasti deh sepatu basket. Spongebob adalah tokoh kartun favoritnya. Sekarang dia mendalami grafis komputer, wah, saingan ni ma aku, haha 😀  

(bersambung…)

 

salinan-farchan firmansyah-zulkifli

Bus

Bus adalah jalur komunikasi yang dibagi pemakai.

Bus Sistem adalah sebuah bus yang menghubungkan komponen-komponen utama komputer (CPU, Memory, I/O)

Struktur Bus

  1. Bus Data
  2. Bus Alamat
  3. Bus Kontrol

Elemen-elemen Rancangan Bus

  1. Jenis Bus
  2. Metode Atbitrasi
  3. Timing
  4. Lebar Bus
  5. Jenis Transfer Data

Tipe Bus

  1. Bus ISA
  2. Bus PCI
  3. Bus Seri Universal

Contoh RPP SMP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMP Negeri 4 Balikpapan

Mata Pelajaran : Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Kelas/Semester : IX/1

Alokasi Waktu : 4 x 45 menit (2 pertemuan)

A. Standar Kompetensi

Memahami dasar-dasar penggunaan internet/intranet

B. Kompetensi Dasar

Memahami dasar-dasar sistem jaringan di internet/intranet

C. Tujuan Pembelajaran

Melalui pengamatan dasar-dasar jaringan, peserta didik mampu :

Pertemuan 1 :

  • Menjelaskan dasar-dasar sistem jaringan internet/intranet dengan benar
  • Menyebutkan dan menjelaskan klasifikasi sistem jaringan
  • Melakukan setting jaringan sederhana dua komputer dengan benar

Pertemuan 2 :

  • Menyebutkan dan menjelaskan macam topologi jaringan
  • Melakukan setting jaringan sederhana dua komputer dengan benar

D. Materi Pembelajaran

Jaringan dan Internet

Sub materi :

  • Pengertian sistem jaringan intranet dan intranet
  • Klasifikasi jaringan: LAN, MAN, WAN
  • Topologi jaringan: Bus, Ring, Star
  • Setting jaringan sederhana

E. Model/Metode Pembelajaran

­­Model : CTL, Modular Instruction

Metode : Ceramah, Resitasi, Praktikum

F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1

1) Kegiatan pendahuluan

  • Memeriksa kehadiran siswa/presensi (5 menit)
  • Mengingatkan kembali pelajaran sebelumnya tentang pengertian internet/intranet (5 menit)

2) Kegiatan Inti

  • Mengamati visualisasi tentang dasar-dasar sistem jaringan:

– internet

– intranet (15 menit)

  • Mengamati visualisasi klasifikasi jaringan (15 menit)
  • Siswa membuat kelompok yang terdiri dari dua orang kemudian mencoba membentuk dan menghubungkan jaringan sederhana dua komputer (30 menit)

3) Kegiatan penutup

  • Melakukan refleksi bersama terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan (5 menit)
  • Menarik kesimpulan tentang pembelajaran dasar-dasar jaringan internet/intranet (5 menit)
  • Memberikan tugas/pekerjaan rumah mengenai topologi jaringan

Pertemuan 2

1) Kegiatan pendahuluan

  • Memeriksa kehadiran siswa/presensi (5 menit)
  • Mengingatkan kembali pelajaran sebelumnya tentang dasar sistem jaringan dan klasifikasi jaringan (5 menit)

2) Kegiatan Inti

  • Mengamati visualisasi topologi jaringan (15 menit)
  • Evaluasi membentuk jaringan sederhana (45 menit)

3) Kegiatan penutup

  • Melakukan refleksi bersama terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan (5 menit)
  • Menarik kesimpulan tentang pembelajaran jaringan (dasar jaringan,klasifikasi, dan tipologi) (5 menit)

G. Sumber Belajar

1) Komputer

2) Buku Referensi

Judul : Mahir dan Terampil Berkomputer – TIK Kelas XII

Penulis : Lia Kuswayatno

Penerbit : Grafindo Media Pratama

Halaman : 2 – 9

Judul : Pengantar Sistem Komputer

Penulis : Agung Setiawan

Penerbit : Informatika

Halaman : 159 – 224

3) Modul

4) Tutorial jaringan sederhana

5) Peralatan networking

6) Koneksi internet

7) Tayangan/slide

(bersambung…)