Category: Catatan Kecil


Seumur hidup dimarahi

Eitss… mau sedikit mengeluarkan unek2 nih. Sebenarnya sih nggak sengaja juga dapat ide ini. Semua ini hanya opini dari saya, kalau ada kesamaan dengan kehidupan pribadi, yaaa…jangan tersinggung ya *ntar saya dituntut lagi*.

Percaya nggak kalau setiap fase dalam hidup kita ini selalu kena yang namanya ‘dimarahi’?

Baiklah, coba renungkan… tutup mata, bayangkan… *krik…krik…krik…
View full article »

Assalamu’alaikum wr.wb.
Hidup Mahasiswa!
Salam Pendidikan!

Selamat datang kepada adik-adik mahasiswa baru 2011. Selamat datang kepada mahasiswa Pendidikan Ilmu Komputer dan Ilmu Komputer.

Di sinilah langkah awal sebuah kesuksesan.

Akan ada banyak kisah yang akan terukir mulai saat ini sampai kalian lulus.

Saat kuliah, yang berhasil adalah mahasiswa yg tekun dan sungguh-sungguh, akan banyak godaan yang menghadang ketika kuliah.

Saya mendapatkan banyak pelajaran yang banyak dan sangat berharga saat kuliah, mendapatkan ilmu-ilmu baru, sahabat yang banyak, saya menghadapi banyak karakteristik teman-teman yang berbeda, ada yang pendiam, yang sabar, yang cerewet, yang riweuh, yang nggak mau kalah, dan masih banyak jenis lainnya, hehheheee :P

Jangan minder ketika masuk ke ILKOM tapi belum mengenal dunia komputer secara umum. Di sini ada UKK yg dapat mewadahi minat kita.

Manfaatkan semua hal, silahkan bertanya kepada kakak tingkat seputar dunia perkuliahan, dan lain-lain.

Pesan saya yang terakhir,,

“Jangan malu bertanya!”

Situs resmi Program Ilmu Komputer

Angkot, angkutan kota, adalah transportasi umum yang tersedia di sekeliling kita yang dapat dengan mudah kita jumpai. Pasti sudah pada tau ya tiap kota pasti angkotnya berbeda.
Nah, sekarang saya mau membahas sedikit apa yang saya lihat mengenai “budaya” angkot di Bandung dan juga di Balikpapan.
Apa saja ya yang mau dibahas untuk perbedaannya? Kita mulai dari bentuk fisik angkotnya dulu aja kali ya.
Untuk angkot di Bandung, posisi kursi untuk penumpang saling berhadapan. Nah, kalau di Balikpapan beda, jadi posisi kursinya kayak di mobil biasa aja. Di depan sama di belakang gitu. Ya cuman ada space dikit di kursi pertama jadi bisa untuk menjangkau kursi yang di belakang. Kalau di Bandung sih mirip elf (baca: elep) gitu cuman kalau elf kan gede tuh, kalau ini kecil sama kayak ukuran angkot pada umumnya.
Itu bentuk fisiknya, terus kita lanjut lagi, kalau di Bandung yang saya lihat banyak angkot yang seperti sudah tua ya kondisi mobilnya (maaf ya), ya memang banyak sih yang saya lihat yang baru-baru, cuman masih kelihatan aja yang sudah tua. Kalau di Balikpapan sih umumnya saya lihat sudah jarang yang tua-tua seperti itu. Mungkin karena angkotnya memang tidak terlalu banyak.
Kemudian angkot di Balikpapan sebagian besar pasti ada tape-nya, atau pemutar mp3/music. Bahkan jaman saya SMP aja lagi trend pake TV yg mini untuk memutar video clip di dalam angkot, keren kan ya? Pokoknya angkotnya dimodif banget deh, terutama angkot yang dipakai untuk trayek-trayek menuju sekolah. Dan ini jarang saya temukan di Bandung.
Untuk suku dari orang yg jadi sopir pasti beda kan, kalau di Bandung kebanyakan suku Sunda, kalau di Balikpapan kebanyakan suku Bugis dan usianya masih pada muda, sekitar 20-40tahun.
Untuk total angkot sepertinya lebih banyak di Bandung dibanding Balikpapan, soalnya Bandung kan luas kotanya, dan banyak pelajar yang ada di Bandung, kalau di Balikpapan sedikit karena memang termasuk kota kecil.
Untuk warna dan nomor, di Bandung bakal ada nama tempat awal dan tempat akhir, misal: Kalapa-Ledeng, berarti angkot ini ada di sepanjang jalan menuju Kalapa dari Ledeng. Kalau di Balikpapan biasanya tiap trayek itu beda warna. Kalau di Bandung kita masih akan menemukan warna yang sama untuk trayek Kalapa-Ledeng dan Caheum-Ledeng (saya aja sering salah naik angkot gara-gara salah), nah kalau di Balikpapan, semua trayek beda warna.
Nah, ada lagi nih yang beda, kalau di Bandung pasti sudah biasa dengan yang namanya ngetem, kalau di Balikpapan, biasanya angkotnya jarang ngetem lho. Langsung berangkat.
Tarif angkot di Bandung lebih murah dibandingkan di Balikpapan. Kalau di Bandung kan berdasarkan jarak ya, jadi mulai dari 1000,1500,2000,2500,3000,3500,4000,dst. Nah, kalau di Balikpapan beda, jadi biasanya kalau dekat 3000 kalau jauh 4000 (sekarang sih nggak hapal tarifnya, sudah lama nggak naik angkot,hehehee :P ). Jadi di Balikpapan, kalau dari tempat A-B meskipun dekat, tetap aja bakal bayar tarif dasarnya yang 3000 itu. Jadi ya rugi kalau cuman dekat lokasinya.

Itulah sedikit perbedaan angkot dari 2 kota yang berbeda. Banyak faktor yang mempengaruhi perbedaan tersebut. Ini berdasarkan pengamatan saya menggunakan angkot. Kalau tidak percaya, silahkan coba sendiri naik angkot di Bandung dan Balikpapan.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Maicih

Maicih…
Taukah kalian apa itu Maicih? Coba googling deh kalau belum tau. Maicih ini adalah jajanan yang lagi ngetrend di kalangan anak muda, khususnya di Bandung. Karena asal lahirnya Maicih ini memang di Bandung. Bahkan ada yang bilang, belum jadi anak gaulnya Bandung kalau belum pernah nyobain (padahal yang nulis juga baru aja makannya, itupun juga ditawarin sama teman alias gratisan).
Maicih ini banyak variannya. Ada kerupuk, gurilem, terusssss… terusssss… masih banyak deh (padahal lupa apa aja produknya). Nah, khusus kerupuk ada level-levelnya, semakin besar nomernya semakin pedas rasanya. Sampai-sampai teman yg beli itu sakit perut 2 hari. Emang dia nggak kuat sama yang namanya makanan yang “hot” sih. Level Maicih ini melambangkan kegalauan anak muda Bandung, itu kalau tidak salah kata-kata yg pernah kudengar di twitter atau dimana gitu, sudah lupa.

Satu hal yang menarik dari Maicih. Tidak ada toko yang menjual jajanan tersebut. Kenapa? Hmmm, kenapa ya? Nggak tau juga. Soalnya distribusinya terbatas dan pindah-pindah, nomaden gitu deh. Jadi kudu follow twitternya biar update dimana aja lokasi penjualannya. Kesana-kesini deh itu kalau emang ngidam Maicih. Oia, kalau beli juga nggak boleh banyak-banyak loh, katanya sih maksimal 2 bungkus tiap varian.

Nah buat temen-temen yang belum tau Maicih, bisa dapatkan infonya di twitternya Maicih @maicih follow aja, nanti juga bakal tau dimana aja lokasi gentayangannya Maicih.

Ini foto Maicih pertama yg kumakan. Gratis dari teman. Lumayan. Thx ya Teh Miya ;)

maicih

maicih

Posted with WordPress for BlackBerry.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 767 other followers